Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad Peduli Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Gempa NTT

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) melalui program Untad Peduli menyalurkan bantuan dana sebesar Rp50 juta bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang dihimpun melalui partisipasi keluarga besar Untad tersebut disalurkan secara resmi melalui Universitas Nusa Cendana (Undana) pada Kamis (20/8/2026). Penyaluran melalui perguruan tinggi setempat diharapkan dapat membantu koordinasi dan distribusi bantuan agar menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Untad terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana. Melalui program Untad Peduli, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh sivitas akademika diberikan ruang untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.

Baca Juga:
Untad Peduli Salurkan 500 Paket Bantuan bagi Korban Gempa di Sigi, Libatkan Tim Medis dan Relawan Mahasiswa

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengatakan aksi solidaritas tersebut merupakan bagian dari nilai kepedulian sosial yang terus dirawat di lingkungan Untad.

“Duka masyarakat NTT adalah duka kita bersama. Bantuan donasi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kegotongroyongan dari seluruh keluarga besar Untad, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa,” ujar Prof. Amar.

Menurutnya, kepedulian tersebut bukan kali pertama dilakukan Untad. Sebelumnya, Untad juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera serta korban gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

“Sebagaimana komitmen kemanusiaan yang sebelumnya telah ditunjukkan dalam membantu saudara-saudara kita di Sumatera dan Kabupaten Sigi, kali ini kami kembali hadir untuk NTT,” katanya.

Prof. Amar berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” ungkapnya.

Baca Juga:
Untad Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp366 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Ia menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga dapat mengambil peran dalam merespons persoalan sosial dan kemanusiaan.

Karena itu, program Untad Peduli diharapkan terus menjadi wadah bagi keluarga besar Untad untuk merawat solidaritas dan memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang menghadapi musibah.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Untad menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi dalam berbagai aksi kemanusiaan di tanah air. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan